Pages

Showing posts with label Mengatasi Serangan Stress. Show all posts
Showing posts with label Mengatasi Serangan Stress. Show all posts

Wednesday, January 30, 2013

Penyebab Seseorang Suka Amarah





Marah merupakan emosi yang sehat seperti halnya menangis atau tertawa. Jika seseorang marah, penyebabnya bisa karena kecewa, takut, tersinggung atau merasa terluka. Namun, jika Anda menemukan orang terdekat marah secara berlebihan, selidiki dulu apakah ia dalam pengaruh pengobatan atau menderita suatu penyakit.

Dr. Helen Stokes Lampard dari Royal College of General Practitioners mengatakan, ada sejumlah kondisi medis dan obat-obatan yang dapat menyulut kemarahan seseorang. Berikut adalah 8 hal yang sering dilaporkan terkait tingkat kemarahan di antara pasien menurut dechacare.com :

1. Hipertiroidisme
Hipertiroidisme terjadi karena kelenjar tiroid memproduksi hormon tiroid terlalu banyak. Kondisi ini biasanya banyak dialami para wanita. Menurut Dr. Neil Gittoes, seorang ahli endokrinologi di University Hospitals Birmingham and BMI the Priory Hospital, Birmingham, hormon tiroid mempengaruhi sistem metabolisme Anda. Hal ini akan meningkatkan kegelisahan, gugup, serta sulit berkonsentrasi. Ketika tiroid terlalu aktif, ini dapat menjadi alasan mengapa Anda mudah berteriak kepada anak-anak Anda, suami, atau orang lain.

2. Obat kolesterol
Statin yang diresepkan sebagai obat kolesterol tinggi menimbulkan efek samping yang menyebabkan seseorang mudah kehilangan kesabaran. Dalam sebuah studi yang dilakukan para peneliti dari Universitas California, statin akan membuat serotonin lebih rendah, yang menyebabkan peningkatan depresi dan kematian.

3. Diabetes
Seorang penderita diabetes yang kekurangan gula darah akan meningkat kemarahannya. Ketidakseimbangan kadar gula pada tubuh dapat menyebabkan ketidakseimbangan serotonin dalam otak. Akibatnya, sesorang menjadi lebih agresif, kebingungan, marah berlebihan dan bahkan serangan panik.

4. Depresi
Menurut Paulus Blenkiron, seorang psikiater di Bootham Park Hospital, York, akibat depresi seseorang dapat merasa sangat marah, gelisah serta menyebabkan perasaan tidak berharga, malu atau merasa bersalah.

5. Autisme
Gangguan perkembangan ini bisa mempengaruhi pertumbuhan otak secara normal serta ketrampilan sosial dan komunikasi. Banyak hal yang menstimulasi sensorik dapat meningkatkan kemarahan penderita autisme.

6. Alzheimer
Penyakit ini merupakan bentuk demesia atau kepikunan yang mempengaruhi fungsi otak termasuk perilaku emosional dan kepribadian seseorang. Hal ini dapat menyebabkan ledakan kemarahan.

7. Obat tidur 
Obat-obat tidur seperti Benzodiazepin bekerja dengan memperlambat berbagai fungsi otak. Dengan pengurangan beberapa fungsi, obat tidur ini bisa menambah kemarahan seseorang.

8. Sindrom pra menstruasi
Sindrom pra menstruasi (PMS) pada wanita terjadi karena tidak seimbangnya hormon seperti estrogen dan progesteron. Wanita menjadi lebih mudah marah tanpa alasan yang jelas. Menurut American College of Obstetrics and Gynecology, mood wanita bisa berubah selama dua minggu terakhir siklus menstruasi atau dua minggu sebelum menstruasi.

Melihat delapan penyebab di atas, Anda kini mengerti bahwa kemarahan orang yang Anda cintai belum tentu berasal dari ego nya. Penyakit dan obat-obatan dapat mempengaruhi serotonin dalam otak dan memicu kemarahan yang tidak wajar.

(ratna@oktomagazine.com)

Monday, January 28, 2013

Usir Stres Tanpa Harus Keluar Kamar


Stres termasuk salah satu penyebab timbulnya berbagai penyakit di dalam tubuh, terutama meliputi pikiran. Banyak pula orang yang putus asa dan memilih untuk mengakhiri hidupnya karena dirinya merasa tidak mampu mengatasi segala permasalahan hidup yang kerap hadir.
Anda tentu tidak ingin mengalami stres yang akhirnya malah mengganggu hidup dan membuat segalanya menjadi berantakan. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan stres tanpa harus bertemu dengan dokter ataupun psikiater.
Bagi Anda yang lebih suka mengurung diri di dalam kamar saat memiliki permasalahan, cobalah untuk melakukan beberapa tips pengusir stres berikut tanpa harus beranjak ke luar kamar.
Renovasi kamar
Mungkin selama ini Anda mendekorasi kamar dengan warna cat yang agak membosankan, hal itu seringkali dapat membuat Anda menjadi tidak betah berada di dalam kamar. Cobalah untuk melakukan renovasi dengan mengecat ulang dinding kamar. Pilihlah warna biru yang dapat memberi kesan menenangkan dan familiar, Anda juga bisa memberi warna hijau yang memiliki kesan natural dan segar. Selain warna kamar yang menjadi lebih segar, kesegaran tersebut pun bisa menular pada pikiran Anda.
Letakkan kaca di tempat yang agak tersembunyiCobalah untuk meletakkan kaca di tempat yang jarang Anda lewati, seperti pojok kamar. Cara ini merupakan salah satu hal yang dapat menenangkan pikiran. Mengapa? Karena jika kaca diletakkan pada tempat yang sering Anda lewati, kemungkinan Anda untuk berkaca pun semakin besar. Padahal, banyak orang ditemukan merasa stres setelah berkaca karena melihat ada yang ‘berubah’ pada wajah dan tubuhnya.
Isi dengan barang kesukaan
Mendekorasi ulang kamar bisa juga berarti memberikan tambahan beberapa pernak-pernik yang Anda sukai sebagai pajangan. Tidak hanya benda-benda yang Anda sukai saja, benda-benda yang memiliki kenangan yang berarti pun dapat dipajang sebagai penghilang stres, karena memiliki efek yang menyenangkan dan juga menenangkan pikiran.
Suara yang menenangkanJika Anda menyukai berbagai bunyi-bunyian yang dapat menenangkan pikiran, seperti suara aliran sungai, kicauan burung, atau bahkan musik-musik klasik, sebaiknya letakkan music player yang selalu memutar suara favorit Anda tersebut. Selain mampu memberikan efek menenangkan, bunyi-bunyian tersebut juga dapat memberikan pengaruh emosional yang baik bagi pikiran Anda.
Menghilangkan stres tidak harus mengeluarkan uang banyak. Dari dalam kamar pun Anda bisa mengusir stres dengan kegiatan yang menyenankan. Selamat mencoba!

(andy@oktomagazine.com)

Cari Tahu Kebohongan Pasangan


Komunikasi yang baik merupakan hal yang penting di dalam hubungan asmara. Mungkin Anda pernah mengalami saat pasangan berkatan bahwa dia akan pergi bersama teman-temannya, namun salah satu dari temannya justru menelepon Anda untuk menanyakan kabarnya. Apakah berarti pasangan Anda berbohong?
Bagaimana Anda mengetahui pasangan Anda berbohong atau tidak? Jika mereka menimbulkan pesan yang membingungkan, maka saatnya untuk mencari tanda-tanda lainnya. Tanda yang paling jelas adalah bahasa tubuh pasangan Anda.
Richard Newman, seorang peneliti bahasa tubuh, berbagi kiat mengenai cara mendeteksi kebohongan. Dalam penelitiannya di Neuro Linguistic Programming (NLP), Newman melatih lebih dari 6.500 orang dari 29 negara yang berhasil menggunakan bahasa tubuh dan bagaimana cara membaca tanda tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
“Cara terbaik untuk mengungkap kebohongan seseorang adalah dengan memperhatikan adanya kejanggalan dan ketidakbiasaan. Di samping alat yang bisa mendeteksi kebohongan, yang harus diperhatikan adalah adanya tanda-tanda stres, cemas, dan tertekan,” ucap Newman, seperti dikutip dari Yahoo! She.
Newman juga menyarankan Anda sebaiknya mengatur suara yang baik sebelum memulai investigasi. Pastikan juga sesuai fakta dan jangan langsung membicarakan yang sifatnya menuduh, buatlah orang yang ingin Anda tanya merasa nyaman terlebih dahulu.
Hal tersebut dapat membantu Anda mengidentifikasi perubahan signifikan dalam penampilan mereka. Setelah Anda membuat mereka nyaman dan tenang, maka ada beberapa tanda yang harus Anda perhatikan.
Berkedip
Gerakan mata yang banyak bisa berarti sebagai tanda yang bisa dipercaya untuk mengetahui kebohongan. Orang rata-rata berkedip satu kali dalam 10 detik, jadi jika dia berkedip terlalu sering, maka ada banyak kemungkinan bahwa dia sedang berpikir cepat atau mungkin berbohong.
Sentuhan tangan di wajahSemakin tinggi tingkat gerakan tangan di sekitar wajah, semakin tinggi tingkat kecemasan. “Kami mendesain secara alami untuk membuktikan kebenarannya,” ucap Newman. Jadi, cara apapun yang dilakukan tangannya untuk menutupi wajahnya, menunjukkan orang tersebut sedang mencoba untuk menutupi kebohongannya.
Tiba-tiba diam atau tegang
Kebalikan dari mengalihkan pandangan adalah menatap, tatapan kosong menunjukkan juga respon tidak jujur. Hal itu biasa bagi pembohong yang melakukan upaya khusus untuk tidak banyak menggerakan mata mereka agar terlihat meyakinkan.
Anda mungkin curiga jika seseorang tampak sangat gelisah dan berpikir bahwa mereka berbohong, namun hal itu merupakan sikap yang biasa. Sesuatu yang tidak biasa adalah berbicara dengan seseorang yang terlihat seperti patung. Jangan pula mendekati seseorang ketika mereka sibuk, terlalu mudah bagi mereka untuk menyembunyikan reaksinya dan menutupi bahasa tubuh ketika mereka sedang asyik mengerjakan pekerjaan.
Beberapa petunjuk di atas tidak serta merta dapat mengubah Anda menjadi seorang detektor kebohongan. Namun dengan membaca bahasa tubuh seseorang, setidaknya Anda bisa mendapatkan beberapa kepastian saat sedang merasa curiga.

(andy@oktomagazine.com)

Memberi Arti Positif Saat Berstatus "Single"




Banyak orang yang berkata jika menjadi single adalah akhir dari dunia. Belum lagi ditambah dengan status dari teman-teman mereka yang telah berpasangan, semakin membuat mereka merasa terasing dengan menyandang status “jomblo” tersebut.
Hal ini adalah kesalahan terbesar para single, karena akhirnya membuat masa "penantian" ini menjadi sebuah beban yang sangat berat. Padahal, jika kita mampu berkaca lebih jauh lagi maka masa kesendirian ini adalah masa terbaik untuk bisa lebih produktif. Berikut beberapa tips dan trik untuk menikmati masa kesendirian kita :




Menggali Potensi Diri
Kesendirian kita di masa “jomblo” membuat kita mempunyai lebih banyak waktu untuk mengenal pribadi kita sekaligus untuk bisa lebih mengembangkan bakat dan potensi yang kita miliki. Isilah kegiatan Anda dengan hal-hal positif serta beranilah untuk mencoba hal-hal yang baru namun tetap dalam koridor yang benar. Hal ini akan membantu kita untuk mengusir rasa sepi yang biasanya dirasakan para single.
Berlatih Mandiri
Manusia memang makhluk sosial, namun manusia juga dituntut untuk bisa bersikap mandiri. Baik wanita maupun pria memiliki peranan berbeda, wanita disebut penolong sedangkan pria adalah pemimpin.
Keduanya memang akan saling melengkapi, namun demikian keduanya pun juga harus dapat bersikap mandiri sehingga tidak memberatkan pihak lainnya. Masa-masa sendiri inilah yang akan menjadi saat terbaik agar kita melatih kemandirian satu sama lain.
Berani Sendiri
Banyak orang yang menyangka bahwa memiliki seorang pacar akan membuat kita jauh dari rasa sepi apalagi ketika malam minggu. Padahal sebenarnya banyak orang yang sudah memiliki pasangan pun tetap merasa kesepian.
Daripada memaksakan untuk mencari pacar untuk menemani malam minggu kita, cobalah untuk menikmati malam minggu itu sendiri. Aktivitas-aktivitas seperti menonton film, makan malam ataupun jalan-jalan tetap menarik sekalipun kita melakukannya seorang diri saja.
Yang terpenting adalah bagaimana kita mengubah pola pikir kita tentang status single itu. Kita juga bisa mengajak teman-teman ataupun keluarga untuk pergi bersama, hal ini juga tidak kalah menarik dengan pergi bersama pacar.
Semoga bermafaat!

(mario@oktomagazine.com)

Mengatasi Serangan Stress di Kalangan Remaja


















Semakin berkembangnya jaman, semakin banyak juga remaja yang mengalami stres. Jangan abaikan, karena hal tersebut dapat berefek buruk terhadap kesehatan mereka. Jadi, sebagai orangtua, kita wajib memperhatikan dan memantau kesejahteraan mental mereka.
Jika stres ditangani dengan cerdas bisa berkontribusi dalam kesuksesan akademik dan profesional anak.
Berikut ini beberapa cara meringankan stres pada remaja, seperti yang dilansir dari onlymyhealth,
Tetap memeriksa nilai akademis
Stres secara langsung dapat mempengaruhi nilai anak Anda. Pastikan Anda up-to-date tentang kinerja anak Anda di sekolah. Jika Anda melihat nilai menjadi penyebab stres, Anda bisa membahasnya baik-baik dengan anak dan guru untuk mencari jalan keluar.
Menjadi pendengar setia
Biarkan anak Anda berbicara tentang masalahnya. Akui perasaan dan hak mereka untuk mengekspresikan pendapatnya. Katakan kepada mereka bahwa jika merasa stres adalah normal karena semua orang pasti mengalami ketegangan dan tingkat kejenuhan. Anda bisa memeluknya dan memberitahu bahwa Anda mencintainya. Jaminan seperti ini akan membuat relaks otot-otot yang tegang.
Mengingatkan waktu istirahat dan tidur
Remaja suka menghabiskan waktu di depan komputer, bermain game dan berbicara di telepon sampai larut malam. Nah, ini adalah tanggung jawab Anda untuk membuat mereka memahami pentingnya tidur 8 jam sehari. Anda dapat memberitahunya bagaimana tidur yang cukup akan membantu untuk bangun lebih segar dan fokus lebih baik.
Menjadi teladan
Anda sebagai orang tua adalah seorang idola anak secara langsung. Mengatur contoh dan kelakuan baik bagi mereka adalah cara menangani stres yang sehat. Ajarkan mereka cara menenangkan diri seperti mendengarkan lagu, bernapas dalam-dalam atau meditasi.
Mengajak berolahraga
Melakukan kegiatan positif dapat meningkatkan aktivitas fisik. Ajak anak Anda untuk berolahraga seperti mengendarai sepeda, bermain sepak bola atau olahraga lainnya. Bermain secara otomatis mengalihkan perhatian mereka dari sumber stres dan membantu mereka menenangkan diri.
Meluangkan waktu bersama keluarga
Sangat penting duduk dengan anak Anda dan mendiskusikan kegiatan sehari-hari. Caranya, Anda bisa pergi keluar untuk makan malam keluarga atau mengatur piknik untuk menghilangkan stres. Katakan kepada mereka penting untuk menjaga keseimbangan antara keluarga dan teman-teman. Namun tidak selalu merongrong.
Semoga bermanfaat!